Tuesday 21 May 2013

Titi Kamal: Jatuh Cinta di Pengalaman Pertama

By admin - Tue Jul 12, 6:45 am

Subhanallah… Maha Suci Allah… Allahu Akbar

Itulah ungkapan syukur kali pertama terucap dari bibir Titi Kamal kepada Indonesia Maritime Magazine saat menceritakan pengalaman pertamanya menyelam atau diving. Pasalnya, beberapa meter dari permukaan, dia mengaku langsung dibuat takjub begitu menyaksikan keindahan bawah laut.

Bagi pemeran Maura di film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) ini, menyelam bukan hanya sekadar relaksasi dari penatnya di daratan, tapi juga menambah pengetahuannya. Bagaimana tidak, begitu turun ke dalam air, kata tikam-sapaan akrabnya, nampak dasar laut berpasir dengan sejumlah alur-alur seperti selokan. Saat menyesuaikan dengan arus yang bergelombang ke kanan dan ke kiri, terlihat ikan batu (Scorpaenopsis diabolus). “Ikan itu tersamar dengan karang kehijauan tempatnya bertengger diam,” katanya

”Hmmmm.. dag.. dig.. dug.. juga jantung ini,” begitu katanya sembari menengadahkan wajaanya ke atas seakan mencoba meng­ingatkannya saat menyelam. Padahal, lanjut Titi, biasanya kalau dirinya disuruh berenang pinginnya di pinggir kolam saja. Tapi, di laut tidaklah demikian, banyak partikel dan ubur-ubur di dalamnya yang menggodanya untuk ‘bercumbu’ di bawah laut.

Ada kenangan tersendiri bagi Titi saat dia pertama kali menyelam di perairan kepulauan seribu, Titi mengaku sempat melihat gurita atau cumi-cumi raksasa untuk ukurannya. Untuk mengabadikannya, dia mengaku sudah siapkan kamera ditangan. “Lalu jpret, sekali saja saya menjepret momen cepat ini, karena kedua..ketiga sudah nggak enak lagi posisinya.”

Penyelaman pertama itu diakui Titi, betul-betul menguras tenaga. Namun, dia merasa begitu menikmati ayunan kanan kiri arus. Cukup banyak kipas laut, dan rombongan ikan bibir tebal loreng kuning hitam. Setelah kurang lebih bermain di dalam air selama 30 menit di sekitar kedalaman 10 meter

Saat menyelam, dia pasti menyusuri dinding-dinding karang yang subur dipenuhi karang lunak warna-warni, juga ditempeli ‘bubble coral’ dan banyak dihuni udang-udang bening yang langsung bersembunyi di balik karang lunak menggelembung putih.

”Temanku sempat dibuat kaget, sebab, di balik sebuah karang besar, tiba-tiba muncul sepasang lobster yang segera menyurut ke liang karang begitu melihat gerombolan penyelam,” ungkapnya.

“Saat penyelaman di bawah naik berakhir, saya melihat bulu seribu alias bintang laut berduri (Acanthaster Planci) kecil yang dianggap hama sedang melingkari karang batu. Semoga makhluk ini takkan membahayakan keutuhan terumbu karang Ujung Kulon,” cetus Titi.Tak hanya itu, Titi mengaku bertemu juga dengan clown triggerfish (Balistoides Conspicillum) dan sepasang nudibranch (semacam siput laut tak bercangkang-red) dan cukup banyak bintang laut hijau.

Penyelaman kedua ini, ujar istri Christian Sugiono itu, berlangsung cukup lama, kira-kira 45 menit dengan kedalaman maksimal 30 meter dan walau ada sejumlah plastik yang melayang-layang saat penyelaman, dia menilai Ujung Kulon terbilang masih cukup bersih.

“Hiiii..dalam sekali kalau memikirkannya. Tapi, saya pun cukup puas dengan pe­nga­laman pertama menyelam,” tandasnya.

Diving Hilangkan Phobia Laut

Kalau mau hilangkan phobia laut, Titi Kamal punya resepnya. Menurutnya, salah satu cara menghilangkan pobia laut itu yaitu dengan menyelam atau biasa dikenal diving. “Hamparan keindahan bawah laut akan mengikis rasa ketakutan terhadap laut. Nah, dengan diving kita bisa relaksasi mental dan psikis” ujarnya sambil tersenyum. Bagi Titi, menyelam bisa jadi ajang untuk lari sejenak dari dunia nyata. “Menyelam, melihat keindahan laut bisa menghilangkan stres, karena ada unsur relaksasi,” kata Bintang Film ‘Mendadak Dangdut’ ini.

Meski demikian, artis yang juga tengah merambah ke dunia tarik suara itu mengaku grogi saat pertama kali menceburkan diri bersama ikan di akuarium raksasa. Itu disebabkan kurangnya penjelasan dari instrukturnya. “Walau grogi, saya tetap saja ketagihan menyelam.”

Pemeran Leha di film “Doa Yang Mengancam” itu mengaku menikmati hobi barunya ini. Apalagi, keindahan terumbu karang yang bergoyang dan jutaan jenis ikan laut seakan memanjakannya.

“Keindanhan laut benar-benar memberi sejuta sensasi. Rugi sekali kan kalau kita tidak menikmati itu semua,” tukasnya penuh takjub.

 


Leave a Reply