<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Maritime Institute</title>
	<atom:link href="http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indomaritimeinstitute.org</link>
	<description>Indonesia Maritime Institute &#124; Lembaga Pusat Kajian Maritim; kelautan, pelayaran, kepulauan, pantai, perikanan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Apr 2013 07:17:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pulau Sebatik: Dilema Rakyat di Ujung Negeri</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1958</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1958#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2013 06:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ocean]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1958</guid>
		<description><![CDATA[&#160;   Sebatik merupakan salah satu pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pulau ini menjadi pintu gerbang Indonesia di wilayah Kalimantan, tepatnya di bagian utara Provinsi Kalimantan Timur, yang berbatasan lansung dengan negeri Sabah, Malaysia. Pulau Sebatik hanya berjarak 20 menit dari Nunukan dengan menggunakan speed boat. Merupakan salah satu pulau kecil terluar dari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1958</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maut di Ujung Geladak</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1952</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1952#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2013 01:58:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nautical]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1952</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Kasus tabrakan KMP Bahuga Jaya dan kapal tanker Norgas Cathinka, kembali mengingatkan semua pihak bahwa kecelakaan kapal telah berulangkali terjadi di perairan Selat Sunda. Kecelakaan itu seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak, untuk menjadikan keselamatan pelayaran sebagai hal utama dalam transportasi laut. Apalagi keberadaan pelayaran di Selat Sunda sangat vital sebagai jalur transportasi utama [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1952</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nelayan di Perbatasan Terlindas Nelayan Asing</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1947</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1947#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2013 01:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisheries]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1947</guid>
		<description><![CDATA[  Nasib nelayan tradisional di perbatasan sangat miskin dibanding nelayan asing yang kehidupannya gemerlap. Dari segi peralatan dan kapal pun, nelayan Indonesia yang tinggal di perbatasan sangat jauh berbeda dari nelayan asing. Seperti yang terjadi nelayan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, yang perbatasan langsung ddengan negara Vietnam. Natuna, salah satu pulau terluar di Provinsi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1947</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laut Pantura Tak Biru Lagi</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1943</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1943#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2013 01:42:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coastal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1943</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Laut yang indah menjadi pesona keindahan alam Indonesia. Memiliki panjang garis pantai 81.000 km dan luas laut 5,8 juta km2, wilayah Nusantara menyimpan sumber daya alam yang berlimpah bagi kehidupan masyarakat. Selain tempat penangkapan ikan, budidaya, dan pariwisata, bila dikelola dengan benar, ekosistem laut yang ada di sekitarnya bisa menjadi sumber pendapatan yang tidak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1943</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah 2 Pulau Dijual..?</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1923</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1923#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 03:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ocean]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1923</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Komitmen pemerintah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertanyakan. Hal ini menyusul berita akan dijualnya dua pulau Indonesiadalam sebuah iklan di situs Privatesislandonline.com. Kasus tersebut menjadi tamparan keras karena sebagai Negara Kepulauan, seharusnyaIndonesia bisa menjaga wilayahnya, terutama dari kepemilikan pihak asing. Ini bukan kali pertama, sebuah pulau ditawarkan secara terbuka. Pertanyaan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1923</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Murah Plesiran ke Raja Ampat</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1918</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1918#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 02:59:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Maritime Lifestyle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1918</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Selama ini banyak wisatawan domestik, terutama yang berasal dari Jakarta, harus mikir-mikir dahulu untuk pergi plesiran ke Raja Ampat, Papua Barat. Karena mahalnya transportasi dan biaya penginapan yang dikelolah pihak asing. Padahal, dengan cara backpacker, kita bisa pergi ke Raja Ampat. Para backpacker yang ingin pergi ke Kepulauan Raja Ampat, rajin-rajinlah membuka situs jalur [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1918</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Pulau Terluar Beranda NKRI?</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1911</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1911#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2012 03:40:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ocean]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1911</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia adalah Negara Kepulauan terbesar di dunia. Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan pemerintah,Indonesia memiliki 17.508 pulau. Di mana 7.870 pulau telah diberi nama, dan 9.634 pulau atau 55 persen belum memiliki nama. Dari 45 persen pulau yang telah tercatat namanya, 67 pulau berbatasan langsung dengan negara tetangga. Masalah konflik perbatasan, minimnya akses, sarana, dan prasarana, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1911</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prof Indra Jaya: Cinta Laut Sejak Kecil</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1903</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1903#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2012 03:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Maritime Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1903</guid>
		<description><![CDATA[&#160; BAGI sebagian masyarakat Indonesia, laut dipandang sebagai sesuatu yang berbahaya dan menakutkan. Mereka yang tidak paham dan mengenalnya, seperti berhadapan dengan malaikat pencabut nyawa. Tidak heran jika di negeri ini hanya segelintir orang yang menyukai laut. Namun, tidak demikian bagi Profesor Indra Jaya. Baginya laut sebagai sesuatu yang sangat indah, dan menarik untuk dipelajari. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1903</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BUKU: 9 Perspektif Menuju Masa Depan Maritim Indonesia</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1876</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1876#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2012 06:09:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Maritime Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1876</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Menatap jauh ke belakang sebelum masa kemerdekaan, Indonesia sudah dikenal dunia sebagai bangsa yang me­miliki peradaban maritim maju. Sejarah mencatat bangsa Indonesia telah berlayar jauh dengan kapal bercadik. Menggunakan alat navigasi sederhana, mereka mampu berlayar ke utara, ke barat, memotong lautan Hindia hingga Madagaskar, berlanjut ke timur hingga Pulau Paskah. Semakin ramainya pengangkutan komoditas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1876</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IMI Launching Film Pulau Terluar</title>
		<link>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1868</link>
		<comments>http://indomaritimeinstitute.org/?p=1868#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2012 05:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Maritime Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaritimeinstitute.org/?p=1868</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Memasuki usia ke dua, Indonesia Maritime Institute (IMI) terus mengembangkan sayapnya. Dalam peringatan di Taman Ismail Marzuki (Sabtu, 6/10), berbagai acara berbau maritim digelar. Selain menampilkan tarian bahari dari Papua, pemutaran film semi scientific &#8220;Jurnal dari Pulau Terluar&#8221;, bedah buku sembilan perspektif Menuju Masa Depan Maritim Indonesia dan launching Streaming TV, www.indomaritim.tv. Direktur Eksekutif [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://indomaritimeinstitute.org/?feed=rss2&#038;p=1868</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
