06:38 pm - Thursday 17 April 2014

Nadia Saphira: Menyelam Bak Melihat Dunia Lain

By Redaksi - Tue Mar 01, 1:47 am

Buat artis cantik Nadia Saphira, olahraga menyelam atau diving bukan lagi menjadi aktifitas yang asing. Pasalnya, sejak kecil Nadia biasa disapa mengaku jatuh hati dengan pesona yang dipancarkan laut, terutama laut di Indonesia. Karena itu, kegiatan menyelam menurut putri cantik kelahiran Jakarta 20 Oktober 1987, selain untuk menyegarkan tubuh, juga bisa menambah wawasan dunia bawah laut, bahkan menyelam menurut Nadia ‘bak melihat dunia lain’.

Dunia bawah laut tersebut, biasa disebut ‘Taman surgawi’, karena pemandangan dasar laut menjadi salah satu daya tariknya untuk kembali dan kembali lagi bercengkrama didasar laut. “Aku memang suka banget sama diving. Suka sama jalan-jalannya, setiap kali jalan-jalan pasti yang aku cari laut, karena keindahan alamnya, disaat kita menyelam, saya merasakan seakan-akan kita memasuki dunia lain,” kata Nadia kepada Indonesia Maritim Magazine

Artis yang meroket lewat filem Jomblo, garapan Sutradara ternama, Hanung Bramantyo ini menjelaskan lebih lanjut mengenai kegiatan menyelam yang sudah digeluti cukup lama. Menyelam, menurutnya adalah olahraga yang mampu meningkatkan pengetahuan tentang dunia laut sekaligus menyenangkan. Apalagi jika tiba waktunya berburu tempat-tempat menyelam, tentu akan lebih mengasyikkan lagi. “Karena itu tak sedikit memang orang yang menggandrungi olahraga ini, karena jika sudah menyelam pasti akan ingin kembali menyelam atau ketagihan,” tegas Nadia.

Ditanya mengenai tempat yang paling berkesan, Nadia mengaku, jika dihitung-hitung, sejak menggeluti hobi menyelamnya itu, dirinya sudah melanglang buana ke sejumlah daerah eksotik di Indonesia, misalnya saja Bali, yang disebut surganya para penyelam. “Aku juga sudah melakukan di pantai Sanur Bali, indahnya dunia bawah laut Sanur sungguh menakjubkan, Padang Bai, Tulamben dan Pulau Menjangan sudah saya jalani,” terang mahasisiwi Pelita Harapan ini.

Selain Bali, lanjut dia, hampir seluruh lokasi penyelaman di Sumatera juga pernah diarunginya. Di Tapteng misalnya ada di Poncan, Pulau Mursala dan Pulau Karang, Barus. Di Nias menyelam di Kepulauan Hinako, Sirombu dan Lahewa. Tak ketinggalan lautan Aceh juga diselaminya. Mulai dari Sabang dan Pulau Rondo, pulau terluar di Sumatera. Demikian pula Pulau Banyak.

Kibarkan Merah Putih
di Dasar Laut

Dari sejumlah lokasi penyelaman, yang paling berkesan di hati Nadia Shapira, saat ia bersama tim Reef Check Aceh dan North Sumatera menyelami laut Aceh pasca tsunami besar yang menghantam kota Aceh. Nadia mengaku, selama dua minggu, ia dan rombongan menyelam pada titik-titik tertentu, mulai dari Sibolga hingga ke Pulau Rondo.

“Ini petualangan paling mengesankan bagiku. Waktu menyelam di Pulau Rondo, aku membawa bendera merah putih yang diikatkan ke tangkiku. Ini menunjukkan, kalau kita sudah berada di titik paling utara Sumatera,” ujarnya berkisah soal pengalaman paling berkesan selama menyelam.

Pemeran Milly dalam serial “Ada Apa Dengan Cinta” ini punya alasan kenapa suka menyelam. Menurutnya, menyelam merupakan hobi yang unik dan jarang dilakukan orang lain. Selain itu, keingintahuan mengenai dunia bawah laut hanya bisa kita nikmati dengan bebas melalui menyelam.

“Ada kepuasan tersendiri saat memasuki dunia bawah air. Warna-warni dunia bawah air itu sangat berbeda dengan daratan. Pada saat kita masuk ke air, ikan-ikan akan menjauh, tetapi kemudian datang mendekati kita solah ikan-ikan tersebut ingin menyelidiki kita, mungkin ikannya berpikir, ini makhluk apa ya? Kok aneh gitu?,” ujarnya sambil bercanda.

Leave a Reply


7 × two =