01:59 pm - Wednesday 16 April 2014

Pencemaran Lingkungan , Tumpahan Minyak dari Celah Timor Rusak Ekosistem Laut

By admin - Sat Jul 24, 2:56 am

RI Diminta Buktikan Kerugian

SYDNEY – Perusahaan pengeboran minyak PTTEP Australasia yang melakukan pengeboran minyak di kilang Montara melalui The Montara Well Head Platform meminta Indonesia memberikan bukti kuat bahwa tumpahan minyak di Laut Timor berdampak pada Indonesia.

Perusahaan yang berbasis di Thailand itu merespons pernyataan Presiden yang akan menuntut ganti rugi terhadap dampak tumpahan minyak di wilayah pantai Indonesia.

“PTTEP belum menerima klaim terkait laporan dampak tumpahan minyak di perairan Indonesia dari ladang Montara antara Agustus dan November tahun lalu,” kata Kepala Keuangan PTTEP, Jose Martins, di Sydney, Jumat (23/7).

Martins menambahkan PTTEP sudah mengklarifi kasi ke pihak berwenang Australia apakah tumpahan minyak menyebar ke wilayah Indonesia. Dia mengatakan Kedutaan Besar Australia di Jakarta mengeluarkan pernyataan pada November lalu, menyebutkan tumpahan minyak jauh dari pantai.

Namun, Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nusa Tenggara Timur, Carolus Winfridus Keupung, mengungkapkan datadata yang disebutkan Presiden Yudhoyono dalam sidang kabinet di Jakarta, Kamis (22/7) lalu sangat valid dan dapat dipertangungjawabkan secara ilmiah.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan tumpahan minyak akibat meledaknya kilang milik perusahaan Australia, The Montara Well Head Platform, itu mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar.

Nelayan Merugi Menurut Carolus, selain data-data tersebut, hasil investigasi WALHI NTT, dampak pencemaran laut Timor juga menimbulkan kerusakan ekosistem laut dan kematian berbagai jenis biota, mengakibatkan pendapatan nelayan dan petani rumput anjlok.

Segi tiga emas karang juga turut terganggu. Lokasi itu adalah tempat 500 spesies pembentuk terumbu karang yang menjadi rumah bagi 3.000 spesies ikan karang dan ikan bernilai komersial tinggi.

Ikan tuna, paus, lumba-lumba, pari, hiu, dan tujuh spesies penyu laut di wilayah ini terancam punah. “Dari kasus ini, kurang lebih 7.000 nelayan tradisional kehilangan mata pencaharian, kerusakan keanekaragaman hayati yang tentunya akan mengganggu usaha rumput laut di Kabupaten Rote, Kupang, dan Alor,” papar Carolus, kemarin.

Pencemaran Laut Timor pada 2009 meluas ke perairan di sekitar Kabupaten Rote Ndao, bahkan hingga Laut Sawu, terutama sekitar Kabupaten Sabu Raijua dan pantai selatan Pulau Timor.

Tumpahan minyak itu mencemari sekitar 16.420 km per segi wilayah Laut Timor yang tercakup dalam zona ekonomi eksklusif Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan potensi kerugian akibat kasus Montara mencapai 290 miliar rupiah.

Hasil penghitungan kerugian tersebut terbagi menjadi potensi kerugian total mencapai 247 miliar rupiah dan kerugian langsung mencapai 42 miliar rupiah.

Carolus juga mengatakan dampak lain pencemaran laut akibat kebocoran kilang minyak perusahaan Australia di Celah Timor itu juga harus dipandang sebagai masalah pelanggaran hak asasi manusia bagi masyarakat di Pulau Timor, Rote, Alor, Sabu, dan Timor Leste.

Data yang dimiliki organisasi lingkungan hidup World Wide Fund for Nature (WWF) mengatakan, lebih dari 400.000 liter minyak yang tumpah dan menyebar, mencemari sekitar 10.000 hingga 25.000 kilometer persegi kawasan laut.

Data yang dilansir West Timor Care Foundation, organisasi yang kerap mendukung nelayan miskin di Indonesia timur, memperkirakan dampak tumpahan minyak lebih besar lagi.

Menurut mereka, pencemaran laut itu memengaruhi mata pencaharian sekitar 18.000 nelayan yang ada di sekitar perairan tersebut.
Ant/AFP/N-1 (Koran-Jakarta)

2 Comments

Comments 1 - 2 of 2First« PrevNext »Last
  1. 0

    I had been just browsing every now and then but got to check out this write-up. I’ve got to confess that i’m in the side for good fortune currently in any other case becoming this brilliant posting to discover wouldn’t are generally achievable to me, as a minimum. Truly thank you for content.

  2. 0

    Sometimes it Is a pain in the ass to read what people wrote but this site is really user friendly!

Comments 1 - 2 of 2First« PrevNext »Last

Leave a Reply


two + = 7